FOR YOU.. ^_^

Bapak ibu terima kasih untuk selama ini, kau sangat berjasa bagiku,,

sungguh sangat besar perjuangan kalian untuk menjadikanku orang yang berguna untuk orang lain.,kalian telah membimbingku, telah mendidikku dan telah memberikan yang terbaik untukku.,telah memberikan kasih sayank dan cintamu yang tulus untukku,.

kau menjadikanku lentera terang dalam hidupku,.SUNGGUH SANGAT BESAR ARTI HIDUP KALIAN BAGIKU… Rasanya tidak cukup beribu-ribu kata terima kasih untuk membalas segala jasa-jasamu..
I MISS YOU IBU. .
(Aku kangen sama kalian pengen cepet pulang aku disini sendirian nggak ada temen.,buka puasa sendiri sahur pun juga sendiri.,air mata ini selalu menetes kalau teringat kalian)

perasaan yang pernah ku alami..hehe

Cewe itu..
Isi hatinya:

-sakit tapi tetap tegar

-kecewa tapi tetap sabar

-hatinya nangis tapi ttp tersenyum

-bilang ga butuh,padahal butuh

-bilang ‘fine’ padahal enggak

Cewe itu..
Paling ga suka kalau:

¬ĽCerita panjang lebar cuma di
jawab dengan kata ‘oh’

¬ĽBosen denger cerita cowo
tentang mantannya

¬ĽMales di sama-samain sm
mantannya si cowo

Note:
Perasaan cewe tuh lembut
bgt,kalau sekali di sakitin rasanya
sakit bgt,apa lagi kalau sampai
terluka, makanya cewe suka
nangis

Cewe nangis bukan karna
cenggeng tapi mereka punya
perasaan :’)

SISTEM AKUNTANSI

SISTEM AKUNTANSI

Nama   :  Meilisa Tria Ardina

NIM    : A.210090128

  • BAGAN ALIR (FLOWCHART) SISTEM PENJUALAN KREDIT
  • Uraian Kegiatan ( Operation List ) Sistem Penjualan Kredit
  1. 1.      Bagian Order Penjualan

a)      Menerima surat Order dari Langganan

b)      Mengisi surat order pengiriman sebanyak 9 lembar dan didistribusikan, sbb:

  • Lembar 1¬†¬†¬†¬†¬† : merupakan surat order pengiriman yang diserahkan ke Bagian Gudang untuk menyiapkan barang yang dipesan oleh langganan.
    • Lembar 2&3: ¬†merupakan surat muat (bill of lading) yang dipakai sebagai bukti penyerahan barang kepada perusahaan angkutan umum.

Lembar 2 surat order pengiriman merupakan surat muat yang dimintakan tandatangan dari perusahaan angkutan umum untuk kemudian dilampirkan pada surat order pengiriman lembar yang dipakai sebagai dasar pembuatan faktur penjualan.

Lembar 3 surat order pengiriman merupakan surat muat yang diberikan kepada perusahaan angkutan umum sebagai surat penyerahan barang.

  • Lembar 4¬†¬†¬†¬†¬† : mrpkn perintah pengiriman kepada Bagian Pengiriman¬† Barang.
  • Lembar 5¬†¬†¬†¬†¬† : mrpkn Slip Pembungkus (Packing slip)
  • Lembar 6¬†¬†¬†¬†¬† : mrpkn Surat Pengakuan (acknowledgement copy) yg dikirimkan kpd pembeli yg berisi pernyataan telah diterimanya pesanan dr langganan.
  • Lembar 7¬†¬†¬†¬†¬† : mrpkn tembusan kredit yang dikirimkan ke Bagian Kredit untuk meminta otorisasi penjualan kredit .
  • Lembar 8¬†¬†¬†¬†¬† : merupakan tembusan indeks silang yang disimpan menurut abjad , untuk melayani pertanyaan dari langganan.
  • Lembar 9¬†¬†¬†¬†¬† : tembusan pengawasan pengiriman ( sales order follow-up copy ) yang diarsipkan menurut tanggal pengiriman yang direncanakan.

c)      Menerima otorisasi kredit ( surat order pengiriman lembar ke 7 ) dari bagian Kredit

d)     Menyimpan surat order dari langganan dan surat order pengiriman lembar ke 7 ke dalam arsip pengawasan pengiriman, bersama dg surat order pengiriman lbr 8.

e)      Menerima surat order pengiriman lembar 1 & 2 (surat muat) dr Bagian pengiriman Barang stlah Bagian ini Mengirimkan barang ke Langganan

f)          Mencatat tanggal pengiriman dan jumlah barang yang dikirim  dalam surat order pengiriman lembar 9 ( arsip pengawasan pengiriman,dan memindahkan surat order pengiriman lembar ke 9 ke arsip order yang telah dipenuhi ( filled order file ).

g)      Mengirimkan surat order pengiriman lembar 1 & 2 ke bagian Penagihan.

  1. 2.      Bagian Kredit

a)      Menerima surat order pengiriman lembar ke 7 dari Bagian Order Penjualan.

b)      Memeriksa status kredit langganan.

c)      Memberi otorisasi penjualan kredit pada tembusan kredit.

d)     Menyerahkan kembali surat order pengiriman tersebut ke bagian Order penjualan.

  1. 3.      Bagian Gudang

a)      Menerima surat order pengiriman lbr ke 1 dari Bagian Order Penjualan.

b)      Menyiapkan Jenis dan Kuantitas barang sesuai dengan yang tercantum dalam surat order pengiriman lembar ke 1.

c)      Mencatat surat order pengiriman ke dalam Kartu gudang.

d)     Menyerahkan barang ke bagian pengiriman bersamaan dengan penyerahan surat order pengiriman lembar ke 1.

  1. 4.      Bagian Pengiriman Barang

a)      Menerima surat Order pengiriman lbr ke 2 & 3 (bill of lading), lbr ke4 (utk arsip Bagian  Pengiriman Barang) dan lbr ke 5 (slip pembungkus)

b)      Menerima surat order pengiriman lbr ke 1 dari Bagian Gudang bersamaan dengan penerimaan barang

c)      Membungkus barang dan menempelkan surat order pengiriman lbr ke 5 sebagai slip pembungkusan

d)     Menyerahkan barang kepada perusahaan angkutan umum disertai surat muat ( surat order pengiriman lembar ke 3 )

e)      Memintakan tanda tangan penerimaan barang pada surat muat (surat order pengiriman lembar ke 2) dari perusahaan angkutan umum

f)          Mendistribusikan surat order pengiriman

  1. 5.       Bagian Penagihan

a)      Menerima surat order pengiriman lembar 1 & 2 (surat muat) dari Bagian Pengiriman Via Bagian Order Penjualan

b)      Membuat faktur penjualan & mendistribusikannya

  1. 6.      Bagian Piutang

a)      Menerima faktur penjualan lbr ke 2 dan Surat order pengiriman lembar ke1 dan ke 2 (surat muat) dari bagian Penagihan

b)      Mencatat faktur penjualan lbr ke 2 ke dalam kartu piutang

c)      Mengarsip faktur penjualan lbr ke 2 dan surat order pengiriman lembar ke 1 & 2 (surat muat) sesuai no. urut faktur

  1. 7.      Bagian Kartu Persediaan dan kartu Biaya

a)      Menerima faktur penjualan lbr ke 3 dari Bagian Penagihan

b)      Mencatat faktur Penjualan lbr ke 3 dari Bagian Persediaan

c)      Mengarsip Faktur penjualan lbr ke 3 menurut no. urut faktur

d)     Secara periodic (mis: setiap akhir bulan ) membuat Rekapitulasi harga pokok Penjualan slama periode tertentu berdasarkan data harga pokok produk yang dijual dalam kartu persediaan.

e)      Membuat bukti memorial sebagai dasar pencatatan harga pokok produk yang dijual slama periode brdsrkn rekapitulasi HPP

f)          Menyerahkan bukti memorial yg dilampiri dg rekapitulasi HPP ke bagian Jurnal, Buku Besar, dan Laporan

  1. 8.      Bagian Jurnal, Buku Besar, dan Laporan

a)      Menerima faktur penjualan lembar ke 4 dr Bagian Penagihan

b)      Mencatat Faktur penjualan lembar ke 4 ke dalam Jurnal Penjualan

c)      Mengarsipkan faktur penjualan lbr ke 4 mnrt nomornya

d)     Menerima bukti memorial dilampiri dengan rekapitulasi HPP dari Bagian kartu Persediaan & Kartu Biaya

e)      Mencatat Bukti Memorial ke dalam jurnal umum dengan jurnal sbb;

Harga Pokok Penjualan        xx

Persediaan                   xx

f)         Mengarsip bukti memorial yg dilampiri dg Rekapitulasi HPP brdskn urutan no. Bukti memorial.

Cokro Tela

TUGAS KEWIRAUSAHAAN

PERUSAHAAN COKRO TELA CAKE

Logo Universitas Muhammadiyah Surakarta

Disusun oleh

Meilisa Tria Ardina

A210090128

 

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN AKUNTANSI

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

2012

 

COKRO TELA CAKE

Singkong atau cassava sudah sejak lama dikenal masyarakat sebagai bahan baku untuk berbagai keperluan, salah satunya adalah sebagai bahan baku makanan olahan. Keripik singkong misalnya, panganan ini sudah lama menjadi makanan kecil atau cemilan yang banyak disukai orang. Bahkan, keripik singkong sudah memasuki pasar ekspor untuk dijadikan sebagai makanan ringan.

Besarnya konsumsi masyarakat akan makanan olahan berbasis singkong, baik di dalam maupun di luar negeri, mendorong tumbuhnya wirausaha yang pada umumnya merupakan pengusaha kecil dan menengah. Namun, tidak menutup kemungkinan munculnya usaha besar yang memproduksi keripik singkong dengan berbagai cita rasa.

Dalam kurun waktu belakangan ini, sejalan dengan berkembangnya teknologi dan berkembangnya inovasi serta kreativitas masyarakat pengusaha, singkong sudah dimanfaatkan untuk produk makanan olahan lain. Sebut saja, cassava brownies tela, tela crezz better cassava dan cokro tela cake, yang diproduksi oleh pengusaha muda asal Yogyakarta, Firmansyah. Perusahaan ini beralamat Jl. HOS Cokroaminoto 97 Yogyakarta  yang  sangat strategis dekat kota. Jadi sangat mudah untuk menjangkaunya.

Ketika kami  beberapa waktu lalu kesana bapak  Firmansyah mengaku kalau produk yang dihasilkannya banyak diminati masyarakat. Bahkan, tambah Firmansyah, kassava brownies tela merupakan brownies pertama di Indonesia yang menggunakan singkong. “ Kassava brownies tela dibuat dalam berbagai varian produk seperti original, coklat, strawberry, pandan, keju, mocca, kacang dan lain-lain, “ ujar Firmansyah penuh rasa bangga.

Ia mengatakan, selain kassava brownies tela yang selama ini menjadi andalan, juga memproduksi makanan lain seperti tela krezz better cassava dan cokro tela cake. Kesemuanya ini memanfaatkan bahan baku singkong yang disuplai oleh petani dari daerah Gunung Kidul.

Tela krezz better cassava, tambah Firmansyah, merupakan produk makanan ringan hasil inovasi dari bahan baku singkong yang berkualitas, lezat dan bergizi. ‚ÄúProduk tela crezz better cassava memiliki daya tahan yang cukup lama, aman dikonsumsi oleh anakanak, remaja hingga orang dewasa. Selain itu, produk ini juga cocok dimanfaatkan sebagai cemilan, mulai dari hidangan keluarga dan tamu, hingga makanan di caf√©-caf√©, restoran atau supermarket,‚ÄĚ ujar Firmansyah.

Dalam pada itu, produk lainnya yang juga berbahan baku singkong adalah cokro tela cake. Panganan ini dapat dinikmati oleh siapa saja, karena beberapa alasan. Pertama, diproduksi dalam berbagai varian sesuai kegemaran. Kedua, singkong sebagai antioksidan, anti kanker, dan anti tumor di samping kaya serat, dan ketiga, berbahan baku lokal, asli Indonesia.

PEMASARAN

Berbicara masalah pemasaran, kata bapak Firmansyah mengaku cukup baik dan prospektif. Selain memiliki tujuh gerai di Yogyakarta, dia juga mengajak masyarakat untuk memproduksi kassava brownies tela, tela crezz dan cokro tela cake, melalui sistem kemitraan. ‚ÄĚLewat pola semacam ini, kami ingin mengajak warga masyarakat terutama Yogyakarta untuk berwirausaha, mengingat peluang pasar yang masih terbuka,‚ÄĚ ujar Firmansyah. Dia menambahkan, semakin banyak orang menjadi wirausaha dibidang makanan olahan, maka petani singkong di Yogyakarta dan sekitarnya, akan terjamin penghasilannya. Dengan begitu, kesejahteraan para petani singkong diharapkan akan menjadi lebih baik.

Hanya saja, kata bapak Firmansyah, persoalan ketersediaan lahan yang cukup buat pertanian dimasa depan, perlu dipikirkan sejak saat ini.

Sebab, tidak tertutup kemungkinan terjadi alih fungsi lahan pertanian ke fungsi lain, seperti permbanguan perumahan, pertokoan, dan sebagainya. Padahal, meningkatnya produksi singkong maupun produk pertanian lain, selain mendukung industri pengolahan hasil pertanian di dalam negeri, juga bisa mengurangi impor bahan pangan secara bertahap.

Menjawab pertanyaan mengapa memilih bisnis kuliner berbasis singkong, Firmansyah mengatakan, pertama, produksi singkong cukup melimpah dan harganya terjangkau. Kedua, menyerap hasil panen petani dalam jumlah besar yakni 60 ton per bulan, sehingga bisa membantu penghasilan mereka, dan ketiga, merupakan produksi dalam negeri. Selain itu, alasan lain yang mendorongnya berbisnis olahan makanan berbasis singkong adalah banyaknya tenaga kerja Indonesia yang mencari pekerjaan ke luar negeri seperti Malaysia.

Dulu, lanjut Firmasyah, ketika baru lulus dari Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada, ia bekerja pada Lembaga Sosial Masyarakat dari Kanada, yakni Canada World Youth. Setelah enam bulan di Kanada, dia kembali ke Indonesia dan ditugaskan di Entikong, perbatasan Kalimantan Barat dengan wilayah Malaysia.

Dari situlah ia berpikir kenapa para tenaga kerja tadi tidak bekerja di dalam negeri dengan mengembangkan produk-produk pertanian seperti halnya menanam singkong misalnya.

Setelah bertugas di Entikong, Kalbar, Firmansyah kembali ke Yogyakarta dan bertekad membangun usaha yang banyak melibatkan tenaga kerja. Lewat usahanya yang dibangun pada tahun 2006, saat ini terserap 60 orang tenaga kerja tetap, dan ratusan petani Gunung Kidul dan sekitarnya, sebagai tenaga tidak tetap, pemasok bahan baku singkong.

Usaha kuliner yang dipimpin Firmansyah saat ini memang cukup berkembang dan memungkinkan untuk terus berkembang di masa mendatang. Selain resep selalu memperbaiki kualitas produk dan dengan harga yang terjangkau, ia juga terus berupaya membangun jaringan bisnis dalam rangka perluasan pasar Itulah sekelumit cerita dari seorang pengusaha muda asal Yogyakarta, yang bertekad untuk terus memanfaatkan bahan baku lokal sebagai pendukung roda usahanya. Dalam kaitan inilah, dia berharap kiranya pemerintah dapat membantu promosi produk industri kreatif UKM secara berkelanjutan. Bahkan, promosi di luar negeri menjadi dambaan Firmansyah serta pengusaha lainnya guna memasuki pasar global disuatu saat nanti. (Gns).

  1. A.          Periklanan

Definisi Periklanan menurut beberapa sumber adalah sebagai berikut :

  1. Kegiatan kreatif yang berkaitan jasa periklanan (komunikasi satu arah dengan menggunakan medium tertentu), yang meliputi proses kreasi, produksi dan distribusi dari iklan yang dihasilkan, misalnya: perencanaan komunikasi iklan, iklan luar  ruang, produksi material iklan, promosi, kampanye relasi publik, tampilan iklan di media cetak (surat kabar, majalah) dan elektronik (televisi dan  radio), pemasangan berbagai poster dan gambar, penyebaran selebaran, pamflet,edaran, brosur dan reklame sejenis, distribusi dan delivery advertising materials atau samples, serta penyewaan kolom untuk iklan.
  2. Segala bentuk pesan tentang suatu produk disampaikan melalui suatu media, dibiayai oleh pemrakarsa yang dikenal, serta ditujukan kepada sebagian atau seluruh masyarakat.
  3. Deskripsi atau  presentasi  dari  produk,  ide  ataupun  organisasi  untuk  membujuk individu untuk membeli, mendukung atau sepakat atas suatu  hal.

Berdasarkan definisi-definisi di atas, maka subsektor industri periklanan dapat didefinisikan tentang suatu produk, jasa, ide, sebagai industri jasa yang mengemas bentuk komunikasi bentuk promosi, informasi: layanan masyarakat, individu maupun  organisasi yang diminta oleh pemasang iklan (individu,organisasiswasta /pemerintah) melalui media tertentu (misal: televisi, radio, cetak, digital signage, internet) yang bertujuan untuk mempengaruhi, atau sepakat atas hal membujuk target individu/masyarakat untuk membeli, mendukung yang ingin dikomunikasikan.

  1. B.          Desain

Desain biasa diterjemahkan sebagai seni terapan, arsitektur, dan berbagai pencapaian kreatif lainnya. Dalam sebuah kalimat, kata ‚Äúdesain‚ÄĚ bisa digunakan baik sebagai kata benda maupun kata kerja. Sebagai kata kerja, ‚Äúdesain‚ÄĚ memiliki arti ‚Äúproses untuk membuat dan menciptakan obyek baru‚ÄĚ. Sebagai kata benda, ‚Äúdesain‚ÄĚ digunakan untuk menyebut hasil akhir dari sebuah proses kreatif, baik itu berwujud sebuah rencana, proposal, atau berbentuk obyek nyata.

Proses desain pada umumnya memperhitungkan aspek fungsi, estetik dan berbagai macam aspek lainnya, yang biasanya datanya didapatkan dari riset, pemikiran, brainstorming, maupun dari desain yang sudah ada sebelumnya. Akhir-akhir ini, proses (secara umum) juga dianggap sebagai produk dari desain, sehingga muncul istilah ‚Äúperancangan proses‚ÄĚ. Salah satu contoh dari perancangan proses adalah perancangan proses dalam industri kimia.

Membuat karya desain adalah proses yang memang harus dilalui dari awal sampai akhir. Dan tidak ada proses yang tiba-tiba jadi tanpa ada kritik dan ujian. Proses desain biasanya diawali dari brainstorming (pengumpulan ide), visualisasi bentuk (form desain), pembuatan desain (design layout/visualisation), pengujian kritik (critiquing). Barulah desain itu menjadi karya desain yang bisa diterima dan dipublish ke public

  1. C.          Riset & Pengembangan

Riset dan Pengembangan meliputi kegiatan kreatif yang terkait dengan usaha inovatif yang menawarkan penemuan ilmu dan teknologi dan penerapan ilmu dan pengetahuan tersebut untuk perbaikan produk dan kreasi produk baru, proses baru, material baru, alat baru, metode baru, dan teknologi baru yang dapat memenuhi kebutuhan pasar.

Kegiatan utama kelompok industri  riset dan pengembangan termasuk:

  1. Usaha Penelitian dan Pengembangan yang Dilakukan Secara Sistematis Diselenggarakan oleh Swasta Berkaitan dengan Teknologi dan Rekayasa;
  2. Penelitian dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan Sosial yang mencakup usaha penelitian dan pengembangan yang dilakukan secara sistematis, diselenggarakan oleh swasta, berkaitan dengan ilmu sosial, seperti penelitian dan pengembangan ekonomi, psikologi, sosiologi, ilmu hukum dan lainnya;
  3. Penelitian dan Pengembangan Humaniora yang mencakup usaha penelitian dan pengembangan yang dilakukan secara teratur yang diselenggarakan oleh swasta berkaitan dengan humaniora seperti penelitian dan pengembangan bahasa, sastra, dan seni;
  4. Jasa Konsultasi Bisnis dan Manajemen yang mencakup usaha pemberian saran dan bantuan operasional pada dunia bisnis, seperti konsultansi pada bidang hubungan masyarakat dan berbagai fungsi manajemen, konsultasi manajemen oleh agronomis, dan agrikultural ekonomis pada bidang pertanian dan sejenisnya.

Penggerak kelompok ini adalah pemerintah yang merilis kebijakan nasional ilmu, pengetahuan, dan teknologi. Kebijakan Strategis Pembangunan Nasional Iptek berfokus pada pembangunan ketahanan pangan, penciptaan dan pemanfaatan sumber energi baru dan terbarukan, pengembangan teknologi dan manajemen transportasi, teknologi informasi dan komunikasi, teknologi pertahanan, dan teknologi kesehatan dan obat-obatan.

  1. D.           Produksi

Dalam  perusahaan ini tidak memproduksi kripik singkong saja tapi juga ada  tela krezz better cassava ,Kassava brownies dan cokro tela. Tapi yang cenderung diminati pelanggan ckro ketela yaitu kripik singkong.

Untuk sekali proses di perusahaan Cokro Tela cake mengahabiskan sebesar 2 ton

Dalam pembuatan produknya ini menggunakan mesin seperti alat pemotong tela biar tebal tipisnya sama. Ini yang khusus kripik tela

Setiap bungkusnya berisi 200 gr denganRp  6.000,00

Sehari produksinya bisa menghasilkan 1000 bungkus

Dalam 1 hari 6000√ó1000 = 6.000.000

Dalam 1 bulan 6000000√ó30= 180.000.000,00

Dalam 1 tahun 180.000.000,00√ó12=2.160.000.000,00

Jumlah pekerjanya ada 70 orang pada saat ini

Cara pembuatanya

  1. Singkong di kupas dan dibersihkan
  2. Singkong di potong dengan mesin
  3. Singkong di beri bumbu antara lain garam, merica, kunir, jinten, dan bumbu rahasia
  4. Singkong di goreng mengunakan alat penggorengan yang besar. Sebelum di bungkus kripik singkong ini di tiriskan menggunakan alat pengering yang modern sehingga ketika di bungkus tidak ada minyak.
  5. Terakhir di beri bumbu lagi seperti kripik ketela rasa jagung bakar, kripik singkong rasa keju
  6. Terakhir dikemas dan di timbang tiap bungkusnya.

SingkongCokro Tela

Cokro Tela

Surakarta, 26 Juni 2012

Mengetahui

(  Dr. Firmansyah MM   )

PENDIDIKAN NASIONAL yang BERMORAL

PENDIDIKAN NASIONAL yang BERMORAL

Kejar Deadline nih Guys….

Maklumlah semester tua ….

 Maaf maaf nih buat pak dosen juga kalo judul nya bersumber dari beberapa artikel yang pernah dibaca ..

Tapi menurut saya penting hlo kita tahu arti penting Pendidikan nasional ..
ciieee bicaranya dah lingkup nasional nie …
ilmu tinggi dong.Hahahaaaaa…..

Ga perlu berilmu tinggi juga kali yang penting kan kita tahu ajah toh saya juga tahu dari beberapa artikel doang kok …
nah berikut juga saya dapat dari berbagai artikel mengenai Pendidikan Nasional.

Pendidikan Nasional apa itu…..??

Pendidikan nasional adalah suatu sistem yang memuat teori praktek pelaksanaan pendidikan yang berdiri di atas landasan dan dijiwai oleh filsafat bangsa yang bersangkutan guna diabdikan kepada bangsa itu untuk merealisasikan cita-cita nasionalnya.
Pada saat ini,banyak kita tau generasi muda sangat mudah emosi dan lebih mengutamakan otot daripada akal pikiran.(bener kagak tuh )

Banyak kita lihat dalam siaran televise sebagai contoh tawuran terjadi tidak hanya pada pelajar SMP dan SLTA tapi sudah merambah dunia kampus.

Kalo SMP ,SMA mereka lagi getol getol nya(bahasa mana tuh Getol hahahaaaaa maksudnya yang lagi semangat semangatnya ) tuh suka kalo ama yang begituan ..
ada kalanya tuh istilah yang mereka pakai “ Senggol Bacok “ ( Waduh ngeri juga istilah nya),sedangkan dari dunia kampus tuh sering kita liat juga di  Televisi ( ya maklum lah kalo anak kampus yang Kost hibutannya adanya Mp3 sama televisi kadang juga Cuma main game di Komputer atau malah HP.hehehheeeeee)Atau jarng kita melihat demonstrasi yang santun dan tidak menggangu orang lain baik kata-kata yang diucapkan dan prilaku yang ditampilkan.( tapi pernah ada hlo yang begituan di luar negeri kalau ga salah di jepang apa china gitu,akh pokoknya matanya sipit ) Selalu saja demonstrasi dilaksanakan dengan kata-kata yang kotor,dan perbuatan yang merugikan orang lain.

Beberapa bulan lalu sering tuh kita lihat kasus Universitas Hasanudin di makasar tawuran ampe segitu parahnya.ga tanggung tanggung itu menjadi masalah Nasional dalam dunia pendidikan …

Selain itu, berita-berita mengenai tindakan pencurian kendaraan,penguna narkoba atau bahkan pengedar,pemerasan dan perampokan yang hampir setiap hari mewarnai tiap acara-acara TV yang ada,dan sebagian besar pelakunya adalah pelajar.( contoh lain yang baru baru masih hangat nih dari Klewang di pekan baru).

Semua ini jadi tanda tanya besar kenapa hal tersebut terjadi???

Apakah dunia pendidikan sudah tidak mengajarkan norma-norma atau tata kelakuan untuk bersosialisasi dalam masyarakat? Atau inikah hasil dari sistim pendidikan kita selama ini ? Bukan kah kita seharusnya bersyukur nih dapat menuntut ilmu sampai jenjang yg lebih tinggi ..

Orang tua kita apakah mengharapkan kita menjadi seperti itu..???

Bukankah kita sering mendengar pepatah ‚Äú Tuntutlah Ilmu sampai ke Negeri Cina‚ÄĚ..

Tetapi buat apa kita belajar sampai ke negeri tersebut jika perilaku moral kita tetap sama saja masih Nol..

Kita di sekolahkan dengan biaya yang tidaklah murah dalam pendidikan di Negara Indonesia ini sedangkan perilaku seorang pelajar layaknya seperti itu ..

Dilain pihak, tindakan korupsi, kolusi dan nepotisme yang membuat bangsa ini morat-marit dengan segala permasalahanya baik dalam bidang keamanan, politik, ekonomi, sosial budaya dan pendidikan. Apakah yang terjadi di tahun yang akan dating??? Jika hal ini tidak cepat diatasi?
Nah,ada salah satu solusi yang dapat dilakukan,yaitu dengan adanya Pendidikan Nasional yang bermoral.
Kita dan saya khususnya,sebagai Generasi Muda sangat perihatin dengan keadaan generasi penerus atau calon generasi penerus. Sebab jika dilihat banyak generasi muda yang bertingkah laku diluar nalar

pendidikan nasional yang bermoral.
Pendidikan pada hakikatnya adalah alat untuk menyiapkan sumber daya manusia yang bermoral dan berkualitas unggul. Dan sumber daya manusia tersebut merupakan refleksi nyata dari apa yang telah pendidikan sumbangankan untuk kemajuan atau bahkan kemunduran suatu bangsa. Apa yang telah terjadi pada Bangsa Indonesia saat ini adalah sebagai sumbangan pendidikan nasional kita selama ini. Namun pada kenyataannya,pendidikan saat ini telah mengesampingkan banyak hal,seharusnya pendidikan nasinal mampu menciptakan pribadi yang bermoral,mandiri,jujur,berakhlak mulia,dan mementingkan kepentingan bangsa bukan kepentingan pribadi.

Namun apa??? Pejabat yang seharusnya menjadi panutan kita saja melakukan tindakan KKN. Yang mementingkan diri sendiri.
Jadi kesimpulannya: Penddikan nasional entah itu pendidikan formal,informal maupun nonformal,harus benar-benar melaksanakan tugasnya sesuai dengan tujuan. Selain itu,dari pihak luar pun juga seharusnya mendukung adanya pendidikan nasional dengan tidak melakukan hal-hal yang tidak patut dicontoh oleh publik.

Hal ini pula yang harus menjadi renungan kita bersama ….

Pentingnya pendidikan Untuk semua Orang

Pendidikan

Kali ini adalah mengenai pentingnya pendidikan guys.karena kita tahu bahwa Pendidikan merupakan hal yang terpenting dalam kehidupan kita,ini berarti bahwa setiap manusia berhak mendapat dan berharap untuk selalu berkembang dalam pendidikan.

Kenapa pendidikan itu penting sekali …??

Ada banyak argument mengenai arti pentingnya pendidikan, Pendidikan secara umum mempunyai arti suatu proses kehidupan dalam mengembangkan diri tiap individu untuk dapat hidup dan melangsungkan kehidupan. Sehingga menjadi seorang yang terdidik itu sangat penting. ( Sudah dijelaskan dalam artikel sebelumnya )

Pendidikan pertama kali yang kita dapatkan di lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat.

Seorang anak yang disayangi akan menyayangi keluarganya ,sehingga anak akan merasakan bahwa anak dibutuhkan dalam keluarga. Sebab merasa keluarga sebagai sumber kekuatan yang membangunya.Dengan demikian akan timbul suatu situasi yang saling membantu,saling menghargai,yang sangat mendukung perkembangan anak.Di dalam keluarga yang memberi kesempatan maksimum pertumbuhan,dan perkembangan adalah orang tua.Dalam lingkungan keluarga harga diri berkembang karena dihargai,diterima,dicintai,dan dihormati sebagai manusia .Itulah pentingnya mengapa kita menjadi orang yang terdidik di lingkungan
keluarga.Orang tua mengajarkan kepada kita mulai sejak kecil untuk menghargai orang lain.( Kita tidak pernah sadar kalau hal terbesar yang kita lakukan sampai bisa menjadi seperti ini adalah karena dukungan /support dari Keluarga kita)

Sedangkan di lingkungan sekolah yang menjadi pendidikan yang kedua dan apabila orang tua mempunyai cukup uang maka dapat melanjutkannya ke jenjang yang lebih tinggi dan akan melanjutkan ke Perguruan Tinggi kemudian menjadi seorang yang terdidik,tentunya juga melalui beberapa tahapan Guys dimulai dari yang belom lama ini adalah Pendidikan Usia Dini atau PAUD selanjutnya adalah Sekolah Dasar ,SMP dan SMA sebelum akhirnya ke Perguruan tinggi ( kalau Taman Kanak kanak/TK termasuk ga yah soalnya saya dulu ga ada PAUD guys adanya TK sie…hehheeeee…)Alangkah pentingnya pendidikan itu.

Sedangkan Guru sebagai media pendidik memberikan ilmunya sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Peranan guru sebagai pendidik merupakan peran  penting dalam memberi bantuan dan dorongan ,serta tugas-tugas yang berkaitan dengan mendisiplinkan anak  agar anak dapat mempunyai rasa tanggung jawab dengan apa yang dia lakukan. Guru juga harus berupaya agar pelajaran yang diberikan selalu cukup untuk menarik minat anak .( ada yang masih inget ga ketika waktu Sekolah Dasar ada cek kebersihan kuku,kalau kukunya keliatan panjang dipotong sama guru kita )

Selain itu peranan lingkungan masyarakat juga penting bagi anak  didik . Hal ini berarti memberikan gambaran tentang bagaimana kita hidup bermasyarakat.Dengan demikian bila kita berinteraksi dengan masyarakat maka mereka akan menilai kita,bahwa  tahu mana orang yang terdidik,dan  tidak terdidik. Di zaman Era Globalisasi diharapkan generasi muda bisa mengembangkan ilmu yang didapat sehingga tidak ketinggalan dalam perkembangan zaman. Itulah sekiranya bahwa seberapa pentingnya menjadi seorang yang terdidik baik di lingkungan Keluarga,Sekolah,dan Masyarakat…..